Archive for February, 2011



<img src="https://gakpakenasi.wordpress.com/wp-admin/media.php?attachment_id=150&action=edit&quot; alt="Kwetiau Goreng"

Cirebon– Bosan makan nasi goreng ato Mie goreng yang itu-itu aja? Cobain deh Kwetiau goreng langganan aku yang ada di jalan M. Toha-tepatnya depan Hotel Rahayu Cirebon.

Warung Kwetiau Alres

Continue reading

Advertisements

Macam-Macam Pasta

Berbicara tentang pasta, pasti tidak bisa dipisahkan dengan Italia, memang dari sinilah bahan pangan kenyal sejenis mi pertama kali dipopulerkan. Lebih dari 400 macam pasta lahir dari bumi Marco polo ini, dan sekarang tersebar hampir di seluruh penjuru Dunia. Jadi tidak hanya pizza, olive oil dan keju mozzarella saja yang terkenal bukan? Mari kita jelajahi aneka pasta Italia lebih dekat.

Sejarah Pasta

Banyak orang salah duga kalau pasta berasal dari Italia. Jika di tilik dari sejarahnya, sebenarnya pasta berasal dari negeri tirai babmbu Cina. Sejarah kuliner Tiongkok telah mengenal mi sebagai cikal bakal pasta. Awalnya pada tahun 1295 Marco Polo membawa oleh-oleh mi setelah berkunjung ke Cina. Buah tangan ini ternyata sangat disuka dan mereka mencoba membuatnya. Akhirnya di negeri menara miring Pisa ini mi berkembang menjadi pasta seperti yang kita kenal saat ini.
Continue reading


RESEP MASAKAN KWETIAU GORENG GURIH

Bahan:

  1. 300 gram kwetiau
  2. 175 gram udang kupas
  3. 150 gram ayam fillet, cincang kasar
  4. 2 butir telur, kocok lepas
  5. 75 gram taoge, buang akar
  6. 1 batang daun bawang, iris- iris
  7. 1 buah cabai merah, cincang kasar
  8. 2 sendok makan kecap manis
  9. 1 sendok makan kecap asin
  10. ½ sendok teh lada bubuk
  11. ½ sendok teh kaldu ayam
  12. 5 siung bawang putih, memarkan
  13. 3 batang caisim, potong-potong
  14. Minyak goreng secukupnya

Continue reading


Resep Kentang Bakar

Kentang Bakar

Bahan Kentang Bakar BBQ :

  • Kentang kelereng 200 gram, cuci bersih
  • Margarin 4 sendok makan
  • Keju cheddar parut 50 gram
  • Air 800 ml
  • Saus tomat 50 ml
  • Saus sambal 50 ml

Bumbu Kentang Bakar BBQ :

  • Saus barbeque 50 ml
  • Bawang bombay 1/2 buah, cincang halus
  • Merica bubuk 1/2 sendok teh
  • Garam secukupnya

Cara membuat Kentang Bakar BBQ :

  1. Rebus air hingga mendidih, masukkan kentang dan sedikit garam. Masak hingga kentang matang, angkat dan tiriskan. Kupas kulitnya.
  2. Panaskan 2 sdm margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
  3. Masukkan kentang rebus. Tambahkan saus barbeque, merica dan garam, aduk rata dan masak hingga bumbu meresap. Angkat.
  4. Ambil tusuk sate, tusukkan kentang hingga habis. Bakar kentang hingga kecokelatan sambil diolesi margarin dan bumbu barbeque. Angkat dan lepaskan kentang dari tusuknya.
  5. Letakkan kentang di atas piring saji, taburi atasnya dengan keju cheddar parut dan saus tomat atau saus sambal di atasnya. Sajikan hangat.

Cirebon-Satu lagi kuliner yang pantas dicoba di Cirebon bagi anda yang telah mengenal jajanan khas Bandung-Mie Kocok. Jajanan yang berbahan dasar mie dengan kikil/kulit sapi yang empuk ini benar-benar pantas anda jajal rasanya. Mie Kocok Pertigaan RS Gunung Jati ini berlokasi di pertigaan Kesambi-Sudharsono(RS GunungJati) tepatnya depan Kantor Dinas Kesehatan Kota Cirebon mulai buka jam 9 pagi. Rasa dari Mie Kocok ini sangat gurih dan cenderung agak asam-ciri khas dari Mie Kocok.

Lokasi : Jl. Kesambi, dekat pertigaan Kesambi-Sudharsono, depan Dinas Kesehatan Kota Cirebon
Harga: Rp. 7,000
Rasa : *** dari *****


Bakwan Malang Rhestu

Cirebon– Satu lagi kuliner yang pantas dijadikan tujuan rekreasi kuliner anda pada saat week-end. Hidangan hangat asal kota Malang ini sangat terkenal di asalnya, namun belum terlalu terkenal di Cirebon.
Continue reading

Spaghetti Bolognese


Bahan:

2 liter air
1 sdt minyak sayur
1 sdt garam
1 bungkus (225 g) spaghetti kering
2 sdm keju Parmesan parut

Saus:

2 sdm mentega
50 g bawang Bombay, cincang
1 siung bawang putih, cincang
200 g daging sapi cincang
500 g tomat merah, parut
1 sdt tomat pasta
1/2 sdt oragano
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
1 sdt garam
Continue reading

Gado-gado (Cooked mixed vegetables with peanut sauce)

Gado Gado

The best gado-gado, and I still remember it well, used to be sold at a warung in Yogyakarta, in a small alley not far from the main street, Malioboro. This was in 1960. For my fellow-students and me, it was the main meal of the day. At 2 or 3 o’clock in the afternoon, after attending lectures in the decayed nobleman’s house that in those days was the Faculty of Arts and Letters, we would set off on our bicycles to return to our lodgings on the other side of town. The late lunch break at the warung gado-gado was the turning-point of the day, when we could gossip, relax, enjoy the passing street scene, and eat fresh crisp vegetables with a stinging hot peanut sauce, a gourmet dish for a few rupiah. This bumbu, or sauce, was made to our individual orders while we watched. We each chose our vegetables, and the whole gado-gado was served with lontong, hard-boiled eggs, fried tempeh and tofu, and krupuk or emping. We were not hungry again until 9 o’clock in the evening.
Continue reading


Megan’s Tiramisu Recipe
By: Megan Mills

tiramisu cake slice on plate

 

Hello fellow crafty people,

If Tiramisu is on the menu when I go out to dinner I always try it. Some has been utterly divine. Some has been mediocre. Some has been atrocious. All of it has been Very Expensive.

I set about trying to emulate the divine variety and this is the closest I have come to it. While it is expensive to make it is delicious and still a lot cheaper than you pay at a restaurant.

This recipe is a bit time-consuming because I make zabaglione. The use of an electric cake mixer will save your arm a lot of effort. However, if you beat by hand you will burn off all the calories in advance that you are bound to eat once you try some. One small piece just isn’t an option for me!

Ingredients List:
8 large eggs yolks (or 9 smaller yolks)
½ cup Caster Sugar + 2 tbsp (Caster sugar is just fine white sugar)
1½ cups Marsala Wine – Creamy
750g Mascarpone Cheese
500ml Cream
2 cups strong Espresso Coffee
3 tbsp Kahlua (or other liqueur that you like)
2 packets Savoiardi Sponge Finger Biscuits
Cocoa
Large Lasagne Dish

Note: Cups used are metric – 250ml. The tablespoon is 15ml.

Zabaglione:
Whisk the egg yolks and ½ cup caster sugar together until pale and thick.

Over simmering water in a double boiler slowly add ½ cup Marsala to the yolk/sugar mixture. Keep on stirring until it thickens like custard (this takes about 7-8 minutes). Set aside to cool and whisk it occasionally as it cools so it is thick and creamy. I have some cold water ready in the sink so I can dip the bowl in it and stop the cooking quickly once the zabaglione is ready.

Tiramisu Cream
Stir (but do not beat) the mascarpone until well blended and smooth.

Whip the cream until thick – just past the soft peak stage.

Fold together the mascarpone, whipped cream and zabaglione one at a time (for example, add zabaglione to the mascarpone, and then add the cream to that mix).

A variation on this recipe keeps each of the three ingredients above separate and layers them up individually on top of the dipped biscuits. Try it both ways!

Dipping Mixture
Mix together the coffee, 2 tbsp of caster sugar, 1 cup of Marsala wine and 3 tbsp of Kahlua. Make sure the sugar is completely dissolved.

Assembly
Dip Savoiardi sponge finger biscuits into the cooled dipping mixture until they are moist but not sodden and line the bottom of the dish with them. The time varies due to variation in the sponge fingers.

Layer half of the Tiramisu Cream over the top of the biscuits.

Repeat another layer of dipped Savoiardi biscuits and Tiramisu Cream. Bang the dish firmly to make the Tiramisu Cream settle into the gaps between the biscuits. Cover and chill overnight.

Just before serving dust liberally with cocoa. If you want to be more lavish some grated chocolate is nice too.


Chocolate French Silk Pancakes

Super creamy pancakes that taste like French silk with a healthy twist!

  • Prep Time 10 Minutes
  • Cook Time 15 Minutes
  • Difficulty Easy

Ingredients

  • 2 cups Whole Wheat Pastry Flour
  • ¼ cups Cocoa Powder
  • ¼ cups Powdered Sugar
  • ¼ teaspoons Salt
  • 2 teaspoons (heaping) Baking Powder
  • 2 whole Eggs, Well Beaten
  • 2 cups Lite Coconut Milk Plus More If Needed To Smooth Out Batter
  • 2 teaspoons Vanilla Extract

Preparation Instructions

Stir together flour, cocoa powder, sugar, salt and baking powder. Add eggs, milk and vanilla. Stir until dry ingredients are combined and batter is smooth. Preheat a skillet on medium heat. Drop 1/4 cup of batter on the skillet and cook until bubbles form. Flip and cook until lightly browned.

Top with maple syrup or whipped cream.

Jaman dulu Oma, menyebutnya panekuk,… dunia internasional menyebutnya Pan Cake, Indonesia menamainya Serabi,… Bandung menyebutnya Surabi. Bila anda merencanakan meluncur ke Bandung, anda akan menemukan makanan ini yang sudah mendekati komersil. Ada Surabi Enhaii terletak di jalan Setiabudhi dekat kampus NHI Bandung, Surabi Imut terletak di jalan Setiabudhi sebrang Surabi NHI Bandung, ada juga Surabi Cihapit di jalan Cihapit Bandung dekat pasar Cihapit Bandung lalu Surabi Radja jalan Pluto Raya no.1 Bandung dan juga Surabi Arab jalan Dago dekat SMA Santo Aloysius. Yang saya akan bahas adalah Surabi Imut yang berdekatan dengan hotel baru nan megah di kawasan jalan Setiabudi luhur,.. Banana Inn Hotel & Spa

Di Bandung, tepatnya di Setiabudi, arah jalan menuju Lembang, ada satu tempat makan yang menyediakan beraneka macam surabi. Surabi, makanan khas Bandung yang biasanya biasanya cuma berisi oncom, tetapi tidak demikian dengan warung yang satu ini, di tempat ini, Surabi dibuat dalam beraneka rasa, dan dijamin semua rasa yang kita inginkan ada disini. Nama tempatnya “Warung Surabi Imut”.

Di warung ini, kita akan dimanjakan dengan petualangan bermacam rasa surabi yang dibuat langsung di sini. Harganya sangat terjangkau, tergantung dari jenis surabi yang kita pesan, berkisar antara Rp. 2000,- s/d Rp.7000,-. Tidak hanya kalangan remaja yang menyukai temapat ini, tetapi orang tua juga sering berlama-lama mencoba aneka rasa surabi.

Dari menu yang biasa sampai menu yang spesial, mulai dari surabi oncom sampai surabi telur sosis ayam oncom spesial. Anda suka yang manis? tersedia surabi manis berbagai rasa, dari surabi manis biasa sampai surabi kacang cokelat keju susu spesial.

Ternyata yang menjadi kelebihan warung surabi ini, selain memiliki 27 menu surabi, dilengkapi juga dengan minuman yang tidak kalah banyak variannya seperti milk shake, selain Vanilla, Strawberry & Chocolate, tersedia pula Oreo Milk Shake, yang terbuat dari cookies bermerek OREO.

Bagi yang mau mencoba makanan lain juga ada. Ada 4 menu varian Colenak (dari bahan tape singkong) dan 6 menu Pisang Bakar yang rasanya juga jempolan.


(Surabi Keju)

Awal berdirinya Surabi Imut dimulai saat terjadi krisis moneter global, terutama krisis moneter yang terjadi di Indonesia. awalnya Surabi Imut berdiri sejak bulan Juli tahun 1998, Pendirian Surabi Imut ini digagas oleh Bp. Ating Supardi dan putrinya yang bernama Riana Rismawati . Bulan Juli 2001, Surabi Imut pindah tempat ke Jl. Dr. Setiabudi 175 Bandung. Di tempat ini Surabi Imut semakin berkembang bahkan keberadaannnya diakui dan dijadikan contoh oleh banyak kalangan. Tak hanya orang Bandung, para pelancong Bandung pun pasti mengenal Surabi Imut. Digagas oleh Ating Supandi beserta putrinya Riana Rismawati. Bermula dari tenda kecil yang berdiri di trotoar pinggiran Jl. Setiabudi di tahun 1998, maka dinamakan tempat ini Surabi Imut.

“Nama surabi imut diambil, karena awalnya kami berdiri di tempat yang kecil,” tutur Riana. Sebagai wujud keberhasilan dari Surabi Imut, Riana Rismawati sebagai pengelola berhasil menjadikan Surabi Imut sebagai ikon makanan khas Bandung di Jl. Setiabudi, bahkan tidak berlebihan kalau jalan Setiabudi di pelesetkan menjadi Jl Surabi.

Berwirausaha di bidang kuliner ternyata tak hanya mengandalkan rasa. Inovasi menjadi modal yang cukup penting untuk menarik perhatian konsumen. Seperti sajian kuliner tradisional yang satu ini, surabi.

img src=’/images/serabiayamnonkeju.jpg’ alt=’’ />
(Surabi Ayam Keju)

Kegemaran jajan menjadi salah satu penyebab munculnya inovasi. Awalnya hanya sekedar coba-coba olahan baru surabi dengan berbagai variasi topping yang berbeda. Jika biasanya surabi hanya disajikan dengan rasa manis dan oncom, di Surabi Imut disediakan surabi dengan topping sosis, ayam, telur, cokelat, keju dan lain-lain. Ketika berbagai variasi toping itu ditawarkan kepada pelanggan ternyata animo masyarakat cukup besar. Pertengahan tahun 1998 pun warung Surabi Imut sudah dirubung banyak pengunjung.


(surabi badag arab)

Surabi Imut pun berkembang menjadi lebih besar. Tak lagi berada di tenda kecil tapi beralih ke tempat yang lebih luas dan nyaman untuk pelanggan. Dari tahun 2002-2007 Surabi Imut berada di Jl. Setiabudi 175. Namun, karena masa sewa sudah habis, maka di awal tahun 2008 ini, Surabi Imut beralih ke Jl. Setiabudi 194. Yakni bertetangga dengan Banana Inn Hotel & Spa.

Dapatkan 28 rasa surabi. Dari mulai oncom, manis, surabi coklat, coklat keju, pisang keju, telur sosis, telur ayam, vla strawberry, vla coklat, smoke beef mushroom dan surabi bertoping campuran lainnya. Bahkan, untuk surabi special ditambahkan mayonaise.

Karena berbeda, harga Surabi Imut memang sedikit mahal. Untuk satu buah surabi kisaran harga 2 ribu sampai 7 ribuan. Bisa makan di tempat atau bawa ke rumah. Jika dibawa pulang, surabi akan ditempatkan di dalam wadah-wadah styrofoam.


(Surabi oncom)

Makan surabi di malam minggu merupakan pilihan yang sangat tepat, muda-mudi, keluarga penduduk Bandung senang menghabiskan waktu malam minggunya dengan bersantap surabi dengan beraneka rasa di warung Surabi, jalan Setiabudi tepat di seberang Bank Mandiri, dipenuhi dengan muda-mudi dan keluarga yang menghabiskan malam Minggu dengan menikmati variasi Surabi, di tambah Es Buah dan Oreo Shake sebagai pelega tenggorokan. Sungguh nikmat dan nyaman di tengah kepadatan warung yang kira-kira berukuran 30×30 menikmati cita rasa Surabi di malam Minggu. Puluhan bahkan hampir ratusan motor yang parkir memadati kedua sisi jalan di kawasan Setiabudi luhur semakin menyemarakkan suasana malam Minggu yang sangat merakyat. Belum lagi jika melihat jalan yang agak menurun sedikit, barisan sepeda motor kembali terlihat terparkir rapi memadati jalan Setiabudi tepatnya di sekitar kampus STPB atau lebih dikenal sebagai Enhaii, suasana di sana lebih hiruk pikuk dengan kaum muda-mudi yang menghabiskan waktunya dengan bercengkarama sambil menyantap surabi enhaii. Sungguh tidaklah berlebihan kalah bagian atas Jalan Setiabudi pantas di juluki Jalan Surabi.