Category: Uncategorized


Kentang Bakar BBQ


Resep Kentang Bakar

Kentang Bakar

Bahan Kentang Bakar BBQ :

  • Kentang kelereng 200 gram, cuci bersih
  • Margarin 4 sendok makan
  • Keju cheddar parut 50 gram
  • Air 800 ml
  • Saus tomat 50 ml
  • Saus sambal 50 ml

Bumbu Kentang Bakar BBQ :

  • Saus barbeque 50 ml
  • Bawang bombay 1/2 buah, cincang halus
  • Merica bubuk 1/2 sendok teh
  • Garam secukupnya

Cara membuat Kentang Bakar BBQ :

  1. Rebus air hingga mendidih, masukkan kentang dan sedikit garam. Masak hingga kentang matang, angkat dan tiriskan. Kupas kulitnya.
  2. Panaskan 2 sdm margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
  3. Masukkan kentang rebus. Tambahkan saus barbeque, merica dan garam, aduk rata dan masak hingga bumbu meresap. Angkat.
  4. Ambil tusuk sate, tusukkan kentang hingga habis. Bakar kentang hingga kecokelatan sambil diolesi margarin dan bumbu barbeque. Angkat dan lepaskan kentang dari tusuknya.
  5. Letakkan kentang di atas piring saji, taburi atasnya dengan keju cheddar parut dan saus tomat atau saus sambal di atasnya. Sajikan hangat.
Advertisements

Cirebon-Satu lagi kuliner yang pantas dicoba di Cirebon bagi anda yang telah mengenal jajanan khas Bandung-Mie Kocok. Jajanan yang berbahan dasar mie dengan kikil/kulit sapi yang empuk ini benar-benar pantas anda jajal rasanya. Mie Kocok Pertigaan RS Gunung Jati ini berlokasi di pertigaan Kesambi-Sudharsono(RS GunungJati) tepatnya depan Kantor Dinas Kesehatan Kota Cirebon mulai buka jam 9 pagi. Rasa dari Mie Kocok ini sangat gurih dan cenderung agak asam-ciri khas dari Mie Kocok.

Lokasi : Jl. Kesambi, dekat pertigaan Kesambi-Sudharsono, depan Dinas Kesehatan Kota Cirebon
Harga: Rp. 7,000
Rasa : *** dari *****


Bakwan Malang Rhestu

Cirebon– Satu lagi kuliner yang pantas dijadikan tujuan rekreasi kuliner anda pada saat week-end. Hidangan hangat asal kota Malang ini sangat terkenal di asalnya, namun belum terlalu terkenal di Cirebon.
Continue reading

Gado-Gado: Resep Dasar


Gado-gado (Cooked mixed vegetables with peanut sauce)

Gado Gado

The best gado-gado, and I still remember it well, used to be sold at a warung in Yogyakarta, in a small alley not far from the main street, Malioboro. This was in 1960. For my fellow-students and me, it was the main meal of the day. At 2 or 3 o’clock in the afternoon, after attending lectures in the decayed nobleman’s house that in those days was the Faculty of Arts and Letters, we would set off on our bicycles to return to our lodgings on the other side of town. The late lunch break at the warung gado-gado was the turning-point of the day, when we could gossip, relax, enjoy the passing street scene, and eat fresh crisp vegetables with a stinging hot peanut sauce, a gourmet dish for a few rupiah. This bumbu, or sauce, was made to our individual orders while we watched. We each chose our vegetables, and the whole gado-gado was served with lontong, hard-boiled eggs, fried tempeh and tofu, and krupuk or emping. We were not hungry again until 9 o’clock in the evening.
Continue reading


Chocolate French Silk Pancakes

Super creamy pancakes that taste like French silk with a healthy twist!

  • Prep Time 10 Minutes
  • Cook Time 15 Minutes
  • Difficulty Easy

Ingredients

  • 2 cups Whole Wheat Pastry Flour
  • ¼ cups Cocoa Powder
  • ¼ cups Powdered Sugar
  • ¼ teaspoons Salt
  • 2 teaspoons (heaping) Baking Powder
  • 2 whole Eggs, Well Beaten
  • 2 cups Lite Coconut Milk Plus More If Needed To Smooth Out Batter
  • 2 teaspoons Vanilla Extract

Preparation Instructions

Stir together flour, cocoa powder, sugar, salt and baking powder. Add eggs, milk and vanilla. Stir until dry ingredients are combined and batter is smooth. Preheat a skillet on medium heat. Drop 1/4 cup of batter on the skillet and cook until bubbles form. Flip and cook until lightly browned.

Top with maple syrup or whipped cream.

Jaman dulu Oma, menyebutnya panekuk,… dunia internasional menyebutnya Pan Cake, Indonesia menamainya Serabi,… Bandung menyebutnya Surabi. Bila anda merencanakan meluncur ke Bandung, anda akan menemukan makanan ini yang sudah mendekati komersil. Ada Surabi Enhaii terletak di jalan Setiabudhi dekat kampus NHI Bandung, Surabi Imut terletak di jalan Setiabudhi sebrang Surabi NHI Bandung, ada juga Surabi Cihapit di jalan Cihapit Bandung dekat pasar Cihapit Bandung lalu Surabi Radja jalan Pluto Raya no.1 Bandung dan juga Surabi Arab jalan Dago dekat SMA Santo Aloysius. Yang saya akan bahas adalah Surabi Imut yang berdekatan dengan hotel baru nan megah di kawasan jalan Setiabudi luhur,.. Banana Inn Hotel & Spa

Di Bandung, tepatnya di Setiabudi, arah jalan menuju Lembang, ada satu tempat makan yang menyediakan beraneka macam surabi. Surabi, makanan khas Bandung yang biasanya biasanya cuma berisi oncom, tetapi tidak demikian dengan warung yang satu ini, di tempat ini, Surabi dibuat dalam beraneka rasa, dan dijamin semua rasa yang kita inginkan ada disini. Nama tempatnya “Warung Surabi Imut”.

Di warung ini, kita akan dimanjakan dengan petualangan bermacam rasa surabi yang dibuat langsung di sini. Harganya sangat terjangkau, tergantung dari jenis surabi yang kita pesan, berkisar antara Rp. 2000,- s/d Rp.7000,-. Tidak hanya kalangan remaja yang menyukai temapat ini, tetapi orang tua juga sering berlama-lama mencoba aneka rasa surabi.

Dari menu yang biasa sampai menu yang spesial, mulai dari surabi oncom sampai surabi telur sosis ayam oncom spesial. Anda suka yang manis? tersedia surabi manis berbagai rasa, dari surabi manis biasa sampai surabi kacang cokelat keju susu spesial.

Ternyata yang menjadi kelebihan warung surabi ini, selain memiliki 27 menu surabi, dilengkapi juga dengan minuman yang tidak kalah banyak variannya seperti milk shake, selain Vanilla, Strawberry & Chocolate, tersedia pula Oreo Milk Shake, yang terbuat dari cookies bermerek OREO.

Bagi yang mau mencoba makanan lain juga ada. Ada 4 menu varian Colenak (dari bahan tape singkong) dan 6 menu Pisang Bakar yang rasanya juga jempolan.


(Surabi Keju)

Awal berdirinya Surabi Imut dimulai saat terjadi krisis moneter global, terutama krisis moneter yang terjadi di Indonesia. awalnya Surabi Imut berdiri sejak bulan Juli tahun 1998, Pendirian Surabi Imut ini digagas oleh Bp. Ating Supardi dan putrinya yang bernama Riana Rismawati . Bulan Juli 2001, Surabi Imut pindah tempat ke Jl. Dr. Setiabudi 175 Bandung. Di tempat ini Surabi Imut semakin berkembang bahkan keberadaannnya diakui dan dijadikan contoh oleh banyak kalangan. Tak hanya orang Bandung, para pelancong Bandung pun pasti mengenal Surabi Imut. Digagas oleh Ating Supandi beserta putrinya Riana Rismawati. Bermula dari tenda kecil yang berdiri di trotoar pinggiran Jl. Setiabudi di tahun 1998, maka dinamakan tempat ini Surabi Imut.

“Nama surabi imut diambil, karena awalnya kami berdiri di tempat yang kecil,” tutur Riana. Sebagai wujud keberhasilan dari Surabi Imut, Riana Rismawati sebagai pengelola berhasil menjadikan Surabi Imut sebagai ikon makanan khas Bandung di Jl. Setiabudi, bahkan tidak berlebihan kalau jalan Setiabudi di pelesetkan menjadi Jl Surabi.

Berwirausaha di bidang kuliner ternyata tak hanya mengandalkan rasa. Inovasi menjadi modal yang cukup penting untuk menarik perhatian konsumen. Seperti sajian kuliner tradisional yang satu ini, surabi.

img src=’/images/serabiayamnonkeju.jpg’ alt=’’ />
(Surabi Ayam Keju)

Kegemaran jajan menjadi salah satu penyebab munculnya inovasi. Awalnya hanya sekedar coba-coba olahan baru surabi dengan berbagai variasi topping yang berbeda. Jika biasanya surabi hanya disajikan dengan rasa manis dan oncom, di Surabi Imut disediakan surabi dengan topping sosis, ayam, telur, cokelat, keju dan lain-lain. Ketika berbagai variasi toping itu ditawarkan kepada pelanggan ternyata animo masyarakat cukup besar. Pertengahan tahun 1998 pun warung Surabi Imut sudah dirubung banyak pengunjung.


(surabi badag arab)

Surabi Imut pun berkembang menjadi lebih besar. Tak lagi berada di tenda kecil tapi beralih ke tempat yang lebih luas dan nyaman untuk pelanggan. Dari tahun 2002-2007 Surabi Imut berada di Jl. Setiabudi 175. Namun, karena masa sewa sudah habis, maka di awal tahun 2008 ini, Surabi Imut beralih ke Jl. Setiabudi 194. Yakni bertetangga dengan Banana Inn Hotel & Spa.

Dapatkan 28 rasa surabi. Dari mulai oncom, manis, surabi coklat, coklat keju, pisang keju, telur sosis, telur ayam, vla strawberry, vla coklat, smoke beef mushroom dan surabi bertoping campuran lainnya. Bahkan, untuk surabi special ditambahkan mayonaise.

Karena berbeda, harga Surabi Imut memang sedikit mahal. Untuk satu buah surabi kisaran harga 2 ribu sampai 7 ribuan. Bisa makan di tempat atau bawa ke rumah. Jika dibawa pulang, surabi akan ditempatkan di dalam wadah-wadah styrofoam.


(Surabi oncom)

Makan surabi di malam minggu merupakan pilihan yang sangat tepat, muda-mudi, keluarga penduduk Bandung senang menghabiskan waktu malam minggunya dengan bersantap surabi dengan beraneka rasa di warung Surabi, jalan Setiabudi tepat di seberang Bank Mandiri, dipenuhi dengan muda-mudi dan keluarga yang menghabiskan malam Minggu dengan menikmati variasi Surabi, di tambah Es Buah dan Oreo Shake sebagai pelega tenggorokan. Sungguh nikmat dan nyaman di tengah kepadatan warung yang kira-kira berukuran 30×30 menikmati cita rasa Surabi di malam Minggu. Puluhan bahkan hampir ratusan motor yang parkir memadati kedua sisi jalan di kawasan Setiabudi luhur semakin menyemarakkan suasana malam Minggu yang sangat merakyat. Belum lagi jika melihat jalan yang agak menurun sedikit, barisan sepeda motor kembali terlihat terparkir rapi memadati jalan Setiabudi tepatnya di sekitar kampus STPB atau lebih dikenal sebagai Enhaii, suasana di sana lebih hiruk pikuk dengan kaum muda-mudi yang menghabiskan waktunya dengan bercengkarama sambil menyantap surabi enhaii. Sungguh tidaklah berlebihan kalah bagian atas Jalan Setiabudi pantas di juluki Jalan Surabi.


Pernah mendengar makanan kecil bernama apem?Ya makanan kecil yang dibuat dari campuran tepung beras, sagu, klapa, dll berasa manis dan paling enak disajikan dengan segelas teh atau susu hangat di sore hari. Di bandung, ternyata ada juga makanan yang mirip dengan apem, namanya SURABI. Entah darimana asal kata tersebut, namun bila pembaca pernah skali merasakan, dijamin akan ketagihan<Saya pernah merasakannya>

Surabi Pisang Keju Susu Coklat

Di Bandung , banyak sekali dijual surabi, baik yang berjualan di pasar hingga berjualan di mall. Yang cukup terkenal salah satunya adalah SURABI IMUT, yakni tempat jualan surabi di jalan setiabudi, bandung. Surabi ini sudah rumayan lama di Bandung, bahkan menjadi pelopor berdirinya warung surabi.

Di Surabi Imut ini <Biasa terkenal dengan sebutan SURIM>, kita bisa merasakan lezatnya surabi dengan rasa berbeda dari biasanya. Untuk rasa sendiri, ada 2 pilihan rasa, yakni manis dan gurih.

Untuk rasa manis, ada beberapa menu, yakni:

1. Surabi Pisang Keju Coklat Susu <Rp 6000> per porsi

2. Surabi vla Coklat <Rp 3000/porsi>

3. Surabi vla Strawberry <Rp 3000/porsi>

4. Dll

Untuk rasa gurih, ada beberapa pilihan menu:

1. Surabi oncom

2. Surabi Ayam telor sosis special< Rp 6000/ porsi>

Surabi Ayam Telor Sosis Spesial

Bagi saya, saya lebih memilih memesan Surabi Ayam Telor Sosis Spesial, karena lezatnya saus mayonaise yang dituangkan di atas surabi. Ehm pokoknya sangat nikmat sekali. Kata Mr. Bondan sih Mak Nyuss gitu :)

Oh ya, warung surabi imut ini, hanya buka dari jam 13.00- 23.00 tiap hari. Dan bagi anda yang ingin datang ke tempat ini, disarankan tidak pada jam sibuk maupun week end, karena dijamin anda akan diberi kesempatan mengantri selama 0.5-1 jam untuk mendapay seporsi surabi ini, Selain itu, belum tentu anda akan mendapat tempat duduk karena ramainya tempat ini

Untuk Menuju tempat ini, anda bisa menggunakan kendaraan yang menuju ke Ledeng<Kalapa-Ledeng, Margahayu-Ledeng, dll> dan anda tinggal bilang pada sopir angkut, saya turun di SURIM…

So, kalo ke Bandung, jangan lupa nikmatiin Makanan Imut nan Lezat ini………

 

Satu lagi tentang surabi, di jalan Setia Budi Bandung.

Surabi Imut Bandung

Jaman dulu Oma, menyebutnya panekuk,… dunia internasional menyebutnya Pan Cake, Indonesia menamainya Serabi,… Bandung menyebutnya Surabi. Bila anda merencanakan meluncur ke Bandung, anda akan menemukan makanan ini yang sudah mendekati komersil. Ada Surabi Enhaii terletak di jalan Setiabudhi dekat kampus NHI Bandung, Surabi Imut terletak di jalan Setiabudhi sebrang Surabi NHI Bandung, ada juga Surabi Cihapit di jalan Cihapit Bandung dekat pasar Cihapit Bandung lalu Surabi Radja jalan Pluto Raya no.1 Bandung dan juga Surabi Arab jalan Dago dekat SMA Santo Aloysius. Yang saya akan bahas adalah Surabi Imut yang berdekatan dengan hotel baru nan megah di kawasan jalan Setiabudi luhur,.. Banana Inn Hotel & Spa

Di Bandung, tepatnya di Setiabudi, arah jalan menuju Lembang, ada satu tempat makan yang menyediakan beraneka macam surabi. Surabi, makanan khas Bandung yang biasanya biasanya cuma berisi oncom, tetapi tidak demikian dengan warung yang satu ini, di tempat ini, Surabi dibuat dalam beraneka rasa, dan dijamin semua rasa yang kita inginkan ada disini. Nama tempatnya “Warung Surabi Imut”.

Di warung ini, kita akan dimanjakan dengan petualangan bermacam rasa surabi yang dibuat langsung di sini. Harganya sangat terjangkau, tergantung dari jenis surabi yang kita pesan, berkisar antara Rp. 2000,- s/d Rp.7000,-. Tidak hanya kalangan remaja yang menyukai temapat ini, tetapi orang tua juga sering berlama-lama mencoba aneka rasa surabi.

Dari menu yang biasa sampai menu yang spesial, mulai dari surabi oncom sampai surabi telur sosis ayam oncom spesial. Anda suka yang manis? tersedia surabi manis berbagai rasa, dari surabi manis biasa sampai surabi kacang cokelat keju susu spesial.

Ternyata yang menjadi kelebihan warung surabi ini, selain memiliki 27 menu surabi, dilengkapi juga dengan minuman yang tidak kalah banyak variannya seperti milk shake, selain Vanilla, Strawberry & Chocolate, tersedia pula Oreo Milk Shake, yang terbuat dari cookies bermerek OREO.

Bagi yang mau mencoba makanan lain juga ada. Ada 4 menu varian Colenak (dari bahan tape singkong) dan 6 menu Pisang Bakar yang rasanya juga jempolan.


(Surabi Keju)

Awal berdirinya Surabi Imut dimulai saat terjadi krisis moneter global, terutama krisis moneter yang terjadi di Indonesia. awalnya Surabi Imut berdiri sejak bulan Juli tahun 1998, Pendirian Surabi Imut ini digagas oleh Bp. Ating Supardi dan putrinya yang bernama Riana Rismawati . Bulan Juli 2001, Surabi Imut pindah tempat ke Jl. Dr. Setiabudi 175 Bandung. Di tempat ini Surabi Imut semakin berkembang bahkan keberadaannnya diakui dan dijadikan contoh oleh banyak kalangan. Tak hanya orang Bandung, para pelancong Bandung pun pasti mengenal Surabi Imut. Digagas oleh Ating Supandi beserta putrinya Riana Rismawati. Bermula dari tenda kecil yang berdiri di trotoar pinggiran Jl. Setiabudi di tahun 1998, maka dinamakan tempat ini Surabi Imut.

“Nama surabi imut diambil, karena awalnya kami berdiri di tempat yang kecil,” tutur Riana. Sebagai wujud keberhasilan dari Surabi Imut, Riana Rismawati sebagai pengelola berhasil menjadikan Surabi Imut sebagai ikon makanan khas Bandung di Jl. Setiabudi, bahkan tidak berlebihan kalau jalan Setiabudi di pelesetkan menjadi Jl Surabi.

Berwirausaha di bidang kuliner ternyata tak hanya mengandalkan rasa. Inovasi menjadi modal yang cukup penting untuk menarik perhatian konsumen. Seperti sajian kuliner tradisional yang satu ini, surabi.

img src=’/images/serabiayamnonkeju.jpg’ alt=’’ />
(Surabi Ayam Keju)

Kegemaran jajan menjadi salah satu penyebab munculnya inovasi. Awalnya hanya sekedar coba-coba olahan baru surabi dengan berbagai variasi topping yang berbeda. Jika biasanya surabi hanya disajikan dengan rasa manis dan oncom, di Surabi Imut disediakan surabi dengan topping sosis, ayam, telur, cokelat, keju dan lain-lain. Ketika berbagai variasi toping itu ditawarkan kepada pelanggan ternyata animo masyarakat cukup besar. Pertengahan tahun 1998 pun warung Surabi Imut sudah dirubung banyak pengunjung.


(surabi badag arab)

Surabi Imut pun berkembang menjadi lebih besar. Tak lagi berada di tenda kecil tapi beralih ke tempat yang lebih luas dan nyaman untuk pelanggan. Dari tahun 2002-2007 Surabi Imut berada di Jl. Setiabudi 175. Namun, karena masa sewa sudah habis, maka di awal tahun 2008 ini, Surabi Imut beralih ke Jl. Setiabudi 194. Yakni bertetangga dengan Banana Inn Hotel & Spa.

Dapatkan 28 rasa surabi. Dari mulai oncom, manis, surabi coklat, coklat keju, pisang keju, telur sosis, telur ayam, vla strawberry, vla coklat, smoke beef mushroom dan surabi bertoping campuran lainnya. Bahkan, untuk surabi special ditambahkan mayonaise.

Karena berbeda, harga Surabi Imut memang sedikit mahal. Untuk satu buah surabi kisaran harga 2 ribu sampai 7 ribuan. Bisa makan di tempat atau bawa ke rumah. Jika dibawa pulang, surabi akan ditempatkan di dalam wadah-wadah styrofoam.


(Surabi oncom)

Makan surabi di malam minggu merupakan pilihan yang sangat tepat, muda-mudi, keluarga penduduk Bandung senang menghabiskan waktu malam minggunya dengan bersantap surabi dengan beraneka rasa di warung Surabi, jalan Setiabudi tepat di seberang Bank Mandiri, dipenuhi dengan muda-mudi dan keluarga yang menghabiskan malam Minggu dengan menikmati variasi Surabi, di tambah Es Buah dan Oreo Shake sebagai pelega tenggorokan. Sungguh nikmat dan nyaman di tengah kepadatan warung yang kira-kira berukuran 30×30 menikmati cita rasa Surabi di malam Minggu. Puluhan bahkan hampir ratusan motor yang parkir memadati kedua sisi jalan di kawasan Setiabudi luhur semakin menyemarakkan suasana malam Minggu yang sangat merakyat. Belum lagi jika melihat jalan yang agak menurun sedikit, barisan sepeda motor kembali terlihat terparkir rapi memadati jalan Setiabudi tepatnya di sekitar kampus STPB atau lebih dikenal sebagai Enhaii, suasana di sana lebih hiruk pikuk dengan kaum muda-mudi yang menghabiskan waktunya dengan bercengkarama sambil menyantap surabi enhaii. Sungguh tidaklah berlebihan kalah bagian atas Jalan Setiabudi pantas di juluki Jalan Surabi.


Apa yang terbersit di benak anda ketika mendengar kata Surabi atau Serabi? Berbahan dasar tepung beras yang dicampur parutan kelapa dan air. Tidak seperti Surabi Bandung yang bertopping Oncom, di Cirebon topping yang paling populer adalah Telur dan Kerang. Tersedia juga Surabi dengan topping Tempe goreng, oreg (sambal goreng tempe), coklat, keju dan coklat keju.

Harga surabi beraneka topping ini mulai dari Rp. 2,000.

Lokasi : Jl. Pulasaren, depan Toko Asiong

Harga : Mulai dari Rp. 2,000

Rasa : *** dari *****


Kimchi: makanan sehat asal Korea

Kimchi adalah makanan tradisional Korea, salah satu jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas. Setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu yang dibuat dari udang krill, kecap ikan, bawang putih, jahe dan bubuk cabai merah.

Sayuran yang paling umum dibuat kimchi adalah sawi putih dan lobak. Di zaman dulu, kimchi diucapkan sebagai chim-chae (Hangul: 침채; Hanja: 沈菜) yang berarti “sayuran yang direndam.”

Di Korea, kimchi selalu dihidangkan di waktu makan sebagai salah satu jenis banchan yang paling umum. Kimchi juga digunakan sebagai bumbu sewaktu memasak sup kimchi (kimchi jjigae), nasi goreng kimchi (kimchi bokkeumbap), dan berbagai masakan lain.

Sejarah

Literatur tertua yang memuat tentang kimchi adalah buku puisi Tiongkok berjudul Sikyeong (hangul:시경 hanja:詩經). Pada waktu itu, kimchi disebut “Ji” sebelum nantinya dikenal sebagai “chimchae”.[1]

Asinan berwarna hijau merupakan bentuk awal kimchi sewaktu cabai belum dikenal di Korea. Setelah dicampur dengan garam, sayuran seperti kubis dimasukkan ke dalam guci tanah liat setelah diberi garam, dan dipendam di dalam tanah sebagai persediaan makanan sewaktu sayuran segar tidak tersedia di musim dingin. Orang Korea baru mengenal cabai berkat jasa pedagang Portugis dari Jepang yang datang ke Korea di abad ke-16.[2]

Pedagang Portugis menyebarluaskan cabai ke seluruh dunia. Kapal-kapal Portugis berlayar melewati Tanjung Harapan di Afrika hingga sampai di India di tahun 1498. Selanjutnya, cabai asal Amerika Selatan dibawa ke Asia melalui berbagai pelabuhan di Afrika atau langsung menyeberangi Samudra Pasifik. Di tahun 1540, pedagang Portugis sudah berdagang di Indonesia dan cabai dibawa ke Tiongkok beberapa lama kemudian. Pedagang Portugis baru sampai di Jepang dan Korea pada tahun 1549. Filipina mendapat giliran mengenal cabai di tahun 1564 sewaktu dilewati jalur perdagangan kapal Spanyol yang membawa cabai ke kepulauan Melanesia dan kawasan Mikronesia.

Resep asinan sayuran dan labu sudah dimuat dalam buku resep terbitan tahun 1670, tapi tidak menggunakan cabai. Di dalam catatan sejarah abad ke-17 ditulis tentang 11 jenis kimchi, sedangkan cabai sebagai bahan kimchi mungkin baru populer bertahun-tahun kemudian (menurut perkiraan 200 tahun kemudian)[3]. Sebelum abad ke-19, kimchi hanya dibuat dari sayuran asli Korea karena sawi putih kemungkinan besar tidak dikenal di Korea sampai abad ke-19.[4]

Bahan

Kimchi dibuat dari beraneka ragam bahan sesuai dengan jenis kimchi dan selera orang yang membuatnya. Kimchi yang paling dikenal di luar Korea adalah baechu kimchi yang dibuat dari sawi putih (배추, baechu) dan lobak (무, mu) dicampur bawang putih (마늘, maneul), cabai merah (빨간고추, ppalgangochu), daun bawang (파, pa), cumi-cumi (오징어 ojingeo), tiram (굴, gul) atau makanan laut lain, jahe (생강, saenggang), garam (소금, sogeum), dan gula (설탕, seoltang).

Museum Kimchi Pulmuone yang ada di Seoul mencatat 187 jenis kimchi, mulai dari kimchi zaman dulu hingga kimchi zaman sekarang. Variasi kimchi yang mudah dikenali, misalnya: ggakdugi (깍두기) dengan bahan utama lobak dipotong berbentuk kubus, kimchi ketimun yang disebut oisobaegi (오이소박이), dan kkaennip (깻잎) berupa susunan daun perilla yang direndam dengan kecap asin, cabai merah, bawang putih, dan daun bawang.

Bakteri laktobasilus yang berperan dalam proses fermentasi kimchi menghasilkan asam laktat dengan kadar yang lebih tinggi daripada yogurt.

Manfaat

Kimchi dibuat dari berbagai jenis sayuran sehingga mengandung kadar serat makanan yang tinggi, namun rendah kalori. Sebagian besar kimchi dibuat dari sayuran seperti bawang bombay, bawang putih, dan cabai yang baik untuk kesehatan. Kimchi kaya dengan vitamin A, thiamine (B1), riboflavin (B2), kalsium, zat besi[5][6], dan bakteri asam laktat yang baik untuk pencernaan. Pada tahun 2000, strain bakteri asam laktat (strain MT-1077T) penghasil bakteriosin yang diisolasi dari kimchi diberi nama Lactobacillus kimchi.[7][8][9]

Kimchi disebut sebagai salah satu dari lima “makanan tersehat di dunia” menurut majalah Health Magazine. Kimchi kaya dengan vitamin, membantu pencernaan, dan kemungkinan dapat mencegah kanker.[10] Sayuran yang sudah lama diketahui baik untuk kesehatan, apalagi ditambah kultur bakteri hidup pada kimchi yang lebih banyak dari yogurt. Pemakaian cabai merah dalam jumlah banyak pada kimchi juga sering disebut-sebut baik untuk kesehatan.


Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!